Archive | Quality&Productivity

Tags:

Training Six Sigma Quality for Business Improvement


Dewasa ini tuntutan pelanggan terhadap produk/jasa yang “bebas defect” semakin meningkat. Untuk memenuhi tuntutan tersebut, banyak konsep manajemen mutu diterapkan dan bahkan beberapa perusahaan ada yang sudah mengklaim bahwa produk/jasanya “bebas defect”.

Namun apakah produk/jasa “bebas defect” mencerminkan prosesnya juga “bebas defect”?  Ternyata di balik label tersebut sering dijumpai bahwa prosesnya dihasilkan melalui proses rework, reprocess, inspeksi, dan proses lain yang tidak memberi nilai tambah.

Melalui pendekatan “menciptakan produk/jasa  ‘bebas defect’  sejak awal proses” yang menjadi landasan dalam konsep Six Sigma Quality, diharapkan mampu memuaskan pelanggan dan stakeholder.

Read the full story

Posted in Featured, Six SigmaComments (0)

Tags: , , , ,

Becoming an Effective Internal Quality Auditor Based on ISO 9001


Dalam Training Internal ISO 9001 Auditor ini, peserta akan mengetahui kapan Internal Audit harus dilaksanakan, bagaimana caranya dan siapa yang harus melakukan Internal Audit, serta apa yang harus dilakukan dengan hasil Internal Audit? Peserta juga akan dilatih bagaimana cara melakukan Internal Audit, termasuk simulasi Audit Internal

MANFAAT TRAINING INTERNAL ISO 9001 AUDITOR
Setelah mengikuti training internal quality auditor ini diharapkan para peserta dapat memahami:
1. Persyaratan Quality Management System ISO 9001:2008
2. Apa dan kenapa diperlukan Internal Audit
3. Cara melaksanakan Internal Audit di perusahaan
4. Kompetensi yang diperlukan untuk menjadi seorang Internal Auditor
5. Cara menganalisa hasil Internal Audit yang sudah dilakukan
6. Cara menindak lanjuti hasil Internal Audit

GARIS BESAR TRAINING INTERNAL ISO 9001 AUDITOR

1. Review Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008
2. Apa yang dimaksud dengan Internal Audit dan kenapa perlu Internal Audit?
3. Kapan Internal Audit diadakan?
4. Siapa yang harus melakukan Internal Audit dan apa kompetensi yang dibutuhkan?
5. Persiapan dan pelaksanaan Internal Audit?
6. Bagaimana cara melakukan Internal audit?
7. Apa saja yang dicatat dalam Internal Audit?
8. Analisa penyimpangan dan penetapan tindakan koreksi / pencegahan / improvement
9. Pelaksanaan tindakan koreksi / pencegahan / improvement dan pengendaliannya

SIAPA YANG PERLU MENGHADIRI?
Para Internal Quality Auditor atau orang yang disiapkan untuk menjadi Internal Auditor, Management Representatives, ISO team, HRD, Training and Development.

TRAINER

Yuwono D. Sucipto, Ir, MM
Memiliki pengalaman sebagai Quality Management Consultant dan pernah menempati posisi Training Manager  di salah satu proyek World Bank. Beberapa topik unggulan yang beliau bawakan di dunia training diantaranya Internal Audit of ISO 9000, Internal Audit of ISO 4000, Documenting & Implementing of ISO 9000, Documenting & Implementing of ISO 14000, 5 S-House Keeping Management dan Total Quality Management. Ruang lingkup pengalamannya selain di bidang pelatihan juga sebagai Konsultan Pendamping dalam menerapkan ISO 9000/ ISO 14000/ OHSAS 18000 serta Technical Expert dari Singapore Accreditation Council (SAC). Sepanjang pengalamannya di dunia training & consultant, Beliau membantu di beberapa perusahaan ternama seperti: Panasia Grup, Argo Pantes Grup, Salim Grup, PT. Himalaya, PT. Central Georgette Nusantara, PT. Industri Sandang Nusantara, PT. Anugerah Citra Abadi, PG. Kebon Agung, PT. Karyabudy Ekatama, Universitas Budi Luhur, STMT Trisakti, PT. Kereta Api Indonesia (KAI), API (Asosiasi Pertekstilan Indonesia), APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia) dan beberapa perusahaan lainnya.  Yuwono D. Sucipto adalah lulusan ITT/ STTT (Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil), Bandung dan Magister Manajemen dari STIE IPWI, Jakarta, dan  Lead Auditor of ISO 9000/ ISO 14000/ OHSAS 18000.

DURASI
14 jam efektif (2 hari kerja)

JADWAL TRAINING INTERNAL ISO 9001 AUDITOR

  1. Jakarta, 26 – 27 Januari 2010
  2. Jakarta, 22 – 23 April 2010
  3. Yogyakarta, 29 – 30 September 2010
  4. Yogyakarta, 16 – 17 Desember 2010

INVESTASI
Pendaftaran per peserta                                                                      Rp. 3.750.000,-
Pendaftaran & Pelunasan 2 minggu sebelum training                         Rp. 3.500.000,-
Gratis orang ke 5, untuk pendaftaran 4 orang dari satu perusahaan

Download Silabus Disini


Pre Registration Form
  1. (required)
  2. (valid email required)
  3. Captcha
 

cforms contact form by delicious:days

Posted in ISO 9001, ISO Series, Quality&ProductivityComments (0)

Tags: , , ,

Developing KPI with Balanced Scorecard, Bandung 5 – 6 Oktober 2010


Berdasarkan penelitian di Amerika oleh Kaplan dan Norton (1996), bahwa hanya 10% perusahaan yang dapat mengaplikasikan strategi yang telah disusunnya menjadi effective action. Hal ini bukan disebabkan karena bad strategy, tetapi terutama karena bad execution. Artinya, sekitar 90% perusahaan lainnya, tidak dapat melaksanakan strategi yang telah disusunnya.

Oleh karena itu, setiap perusahaan membutuhkan suatu “mekanisme” yang mampu menterjemahkan strategi bisnis menjadi kenyataan di lapangan. Balanced Scorecard adalah salah satu alat yang telah terbukti membantu banyak perusahaan dalam membuat strateginya menjadi kenyataan.

Di samping itu, kemampuan balanced scorecard adalah kemampuannya memobilisasi dan memanfaatkan sumber daya tidak berbentuk (nonfinancial), seperti hubungan dengan pelanggan, proses bisnis serta kompetensi sumber daya manusia dalam peningkatan kinerja dan daya saing perusahaan.

Read the full story

Posted in Balanced ScorecardComments (0)

Tags:

Warehouse Safety: Preventing Warehouse Incidents & Injuries, Jakarta 11 – 12 Oktober 2010


Latar Belakang
Banyak perusahaan belum memandang safety sejajar dengan produktivitas ataupun kualitas. Padahal, dewasa ini, safety merupakan hal penting dalam proses operasi perusahaan. Bahkan, menjadi salah satu persyaratan pelanggan yang harus dipenuhi.
Banyak teknik safety di implementasikan di perusahaan. Lalu, bagaimana penerapan safety dalam divisi pergudangan?
Nyaris 30%-60% investasi perusahaan dalam bentuk persediaan : raw material, work in process, finish good, spare part, dan inventory lainnya. Maka demikian, implementasi program safety yang komprehensif di gudang, yang mencakup keselamatan barang, keselatan fasilitas, dan keselamatan karyawan, menjadi sangat penting.

Read the full story

Posted in Warehouse ManagementComments (0)

Tags:

Effective Shopfloor Leadership


Menghasilkan produk yang sesuai persyaratan pelanggan, sangat dipengaruhi oleh kreativitas dan team work para pelaku di tempat kerja. Dalam hal ini, tidak hanya dibutuhkan kemampuan proses dan pengalaman kerja yang prima, yang tidak kalah pentingnya adalah kehadiran pemimpin lapangan yang mampu menerjemahkan rencana stratejik perusahaan, ke dalam langkah operasional yang produktif.

Maka sebagai pimpinan lini pertama (foreman, line leader, chief, Group Leader, dll) harus mampu memimpin pelaksanaan rencana, kebijakan dan strategi perusahaan untuk menghasilkan produk dan jasa yang sesuai dengan persyaratan pelanggan.

Program ini bertujuan mempersiapkan para pimpinan lini pertama di tempat kerja dengan keterampilan-keterampilan dan sikap-sikap kepemimpinan

Read the full story

Posted in Shopfloor LeadershipComments (0)

Tags: , , ,

Zero Breakdown through Total Productive Maintenance (TPM)


Dalam dunia industri, idealnya peralatan dan mesin dapat beroperasi 100%, dalam kondisi full capacity, dan menghasilkan kualitas produk 100% OK. Namun demikian, dalam kenyataannya, kondisi ini sangat sulit terjadi.

Total Productive Maintenance (TPM) adalah hasil perpaduan antara Preventive Maintenance dengan konsep Total Quality Control dan Total Employee Involvement. TPM bukan sekedar teori, tetapi dikembangkan dari best practices dan menjadi proven method yang telah diterapkan di berbagai penjuru dunia.

TPM merupakan suatu sistem perawatan mesin yang melibatkan seluruh bagian dan anggota organisasi, termasuk operator produksi.  Sasaran penerapan TPM adalah tercapainya Zero Breakdown, Zero Defect, dan Zero Accident, dengan demikian memaksimalkan efektivitas penggunaan mesin.

Sasaran Program

  1. Memahami falsafah dan konsep dasar sistem perawatan terpadu TPM
  2. Memahami elemen-elemen TPM
  3. Memahami strategi implementasi TPM

Garis Besar Program

  1. Konsep dasar TPM
  2. Mengeliminasi “Six Big Losses”
  3. Perawatan Mandiri (Autonomous Maintenance)
  4. Perawatan terencana (Planned Maintenance)
  5. Fokus Improvement dan PDCA Cycle
  6. Pelatihan keterampilan dalam penerapan TPM
  7. Spare Part Management
  8. Proses peningkatan dalam perawatan
  9. Kasus penerapan TPM
  10. Strategi implementasi TPM

Metode Pelatihan

Ceramah, diskusi, latihan, studi kasus, studi kelompok, dan presentasi.

Peserta

Manajer Produksi, Manajer Perawatan, supervisor, foreman, team leader, section head dan department lain yang terkait dengan kegiatan perawatan.  (maksimal 25 peserta)

Lama

Dua hari (08:00 – 16:30)

TRAINER

Dudung Duhara, ST, MT, SSMBB

Dudung Duhara adalah profesional konsultan yang memfokuskan diri pada bidang Productivity & Quality Management. Dudung pernah bekerja di Quality Assurance Department, PT. LG Innotek Indonesia – Quality Control Engineer, dan Konsultan Manajemen Kualitas dan produktivitas pada PQM Consultants, Jakarta. Saat ini, selain sebagai profesional konsultan di PT. Phitagoras Global Duta, juga menjadi Management Innovation Manager pada sebuah perusahaan yang bergerak di bidang chemical dan bio diesel. Dudung adalah lulusan dari Fakultas Teknik Industri, Jurusan Teknik Elektro, Institut Teknologi Nasional, Bandung, dan mendapatkan Certified Six Sigma Master Black Belt (SSMBB) dari International Quality Federation (IQF), Amerika Serikat. Klien-klien yang telah ditanganinya antara lain : Pencil Lead Indonesia, Goodyear Indonesia, Cometa Can Indonesia, Gramedia Majalah, Sumitomo Electric Wintec Indonesia, DuPont Powder Coatings Indonesia, American Standard Indonesia, Yasulor Indonesia, Linfox Indonesia, Bumimulia Indah Lestari, Sumatera Prima Fibreboard, Indofarma, Bank Syariah Mandiri, Biotis Agrindo, Bank Mandiri, Indonesia Steel Tube Work, Danone Dairy Indonesia, Federal Nittan Indonesia, Actavis Indonesia, Trac Astra, Inter Aneka Kimia Lestari, Schneider Indonesia, Sanyo Prescision Batam, Eterindo Wahanatama, Saitama Stamping Indonesia.

JADWAL TRAINING : Jakarta, 27 – 28 Juli 2010

INVESTASI

Pendaftaran per peserta                                                               Rp. 3.500.000,-
Pendaftaran & Pelunasan 2 minggu sebelum training                  Rp. 3.250.000,-
Gratis orang ke 5, untuk pendaftaran 4 orang dari satu perusahaan


Download Silabus Disini

Pre Registration Form
  1. (required)
  2. (valid email required)
  3. Captcha
 

cforms contact form by delicious:days

Posted in Quality&ProductivityComments (0)

Tags:

Effective Warehouse Management


Beberapa waktu yang lampau, Pergudangan yang efektif dan efisien adalah kemampuan beradaptasi pada tuntutan untuk meningkatkan kecepatan proses mulai  dari Penerimaan, Penyimpanan, hingga Pengiriman. Namun pada saat ini dimana adanya e-commerce, integrasi pada proses supply chain, era globalisasi, dan proses yang just in time, Pergudangan menjadi semakin kompleks—bahkan menjadi beban biaya yang semakin mahal.

Berpegang pada efisiensi dan akurasi sebagai kunci sukses dari pergudangan, program ini merupakan metodologi untuk membantu mengatasi masalah gudang saat ini terhadap supply chain, dimana memberikan prinsip-prinsip yang dapat digunakan untuk merampingkan semua jenis pengoperasian pergudangan kelas dunia. Gudang yang baik adalah kemampuan untuk memaksimalkan ruang, peralatan, tenaga kerja kemudahan mengakses barang-barang yang disimpan dan keamanan serta keselamatan kerja.

Untuk memenuhi tuntutan tersebut, maka dibutuhkan budaya dan pola kerja industri yang disiplin, efisien, dan produktif. Salah satu dasar pembentukan budaya dan pola kerja ini adalah penataan tempat kerja yang benar.

Sasaran Program

  • Memahami pentingnya fungsi pergudangan di perusahaan
  • Memahami kegiatan-kegiatan utama dalam Manajemen Pergudangan
  • Memahami faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas kegiatan pergudangan
  • Membekali pengetahuan bagaimana mengoptimalkan fungsi pergudangan
  • Memahami pentingnya manajemen Gudang di perusahaan
  • Memahami konsep dan manfaat program 5S di dalam Manajemen Pergudangan
  • Memahami langkah-langkah untuk memulai program 5S di Gudang

Garis Besar Program
Hari Kesatu :
•    Fungsi Gudang dalam Kegiatan Logistik
•    Mengapa perlu Gudang dalam perusahaan
•    Mengukur biaya-biaya akibat pergudangan
•    Mengoptimalkan Fungsi dari Gudang (Warehouse Optimizing)
•    Fungsi dari Gudang Penyimpanan (Functions of Warehousing)
•    Proses Penerimaan di Gudang (Incoming Process)
•    Penanganan Material di Gudang (Material Handling)
•    Sistem Penyimpanan Material di Gudang (Storage System)
•    Manajemen Persediaan (Inventory Management)
•    Pengendalian Kondisi Penyimpanan (Preservation Method)
•    Perencanaan Penyediaan Barang

Hari Kedua:
•    Pengendalian Inventory Gudang
•    Pengendalian Peralatan dan Utility Gudang: rak, pallet, forklift, bin card, ventilasi, pencahayaan, dan layout
•    Measuring Effectiveness and Efficiency
•    Penerapan manajemen visual
•    Manajemen Pergudangan dan 5S
•    Contoh Penarapan 5S  di Gudang
•    Langkah-langkah Penerapan Program 5S di Gudang
•    Pengukuran Kinerja (KPI) Gudang

Metoda Pelatihan
Program ini akan menggunakan beberapa metoda, yaitu: Ceramah (Konsep-Contoh-Latihan-Rencana Penerapan), Presentasi Video, Role-Play dan Diskusi Kelompok.

Peserta

Manager, Supervisor, chief, section head, kepala bagian, Staff Administrasi, yang terlibat dalam operasi pergudangan; Warehouse, Logistic, Production, Production Planning and Inventory Control.

Lama Program
Dua hari (08:30 – 16:00)

Instruktur :
Dudung Duhara, ST., MT., SSMBB

Dudung Duhara adalah Professional Consultant pada PT. Phitagoras Global Duta – suatu lembaga konsultan yang bergerak dalam bidang pelatihan dan konsultansi manajemen peningkatan kinerja dan daya saing perusahaan. Sebagai konsultan, Dudung memfokuskan diri dalam bidang Industrial Strategy & Management.

Dudung berpengalaman dalam implementasi program peningkatan produktivitas dan kualitas, shopfloor improvement, efisiensi dan cost reduction, manajemen pergudangan dan efisiensi material, operation dan manufacturing management. Sebelum berkarir sebagai konsultan, Dudung bekerja di LG Innotek Indonesia, PQM Consultants, Eterindo Group, Kaizen Global Solusi, Center for Productivity & Quality Excellence (CPQE), dan mengajar di beberapa universitas swasta. Dudung memiliki latar belakang Sarjana Teknik Elektro, dan Magister Teknik Industri, serta mendapatkan Certified Six Sigma Master Black Belt dari International Quality Federation (IQF), USA.

JADWAL TRAINING

  1. Jakarta 29 – 30 September 2010
  2. Jakarta, 9 – 10 Desember 2010

INVESTASI

Pendaftaran per peserta                                                               Rp. 3.500.000,-
Pendaftaran & Pelunasan 2 minggu sebelum training                  Rp. 3.250.000,-
Gratis orang ke 5, untuk pendaftaran 4 orang dari satu perusahaan
Modul Training yang berkualitas (hardcopy dan softcopy), Training Kit: tas, Block Note, ballpoint, termasuk jaket atau t shirt, Lokasi training yg nyaman di hotel berbintang empat / lima, Makan Siang, coffee / tea break,Sertifikat,Flash disk berisi materi training, Foto bersama seluruh peserta

Download Silabus Disini


Pre Registration Form
  1. (required)
  2. (valid email required)
  3. Captcha
 

cforms contact form by delicious:days

Posted in Warehouse ManagementComments (0)

Tags:

Managing & Facilitating Continuous Improvement Program


Keberhasilan mencapai efisiensi, kualitas, produktivitas dan lain-lain, dimulai dengan mengatasi hambatan dan gangguan yang terjadi di tempat kerja. Seberapa efektif kita mengatasinya tergantung seberapa efektif aplikasi keterampilan kita memecahkan masalah-masalah di tempat kerja, atau lebih populer disebut “Shopfloor Problem Solving”.

“Problem Solving” merupakan hal yang tak terpisahkan dalam pekerjaan dan menjadi bagian dari aktivitas pekerjaan, sehingga seorang karyawan dituntut untuk memiliki kecakapan dalam melaksanakan “Problem Solving”.

Sedikit banyak kita telah mengenal teknik “Problem Solving”, namun seringkali menjumpai kesulitan-kesulitan dalam implementasinya, antara lain disebabkan oleh langkah-langkahnya yang panjang dan kurang praktis.

Kemampuan “Problem Solving” tidak cukup sebatas memahami langkah-langkahnya saja. Kita juga harus mampu melakukan penelusuran suatu proses, menentukan siapa yang harus ditanya, apa pertanyaannya, dsb. Keterampilan ini sangat diperlukan agar kita tidak langsung “jump to conclusion” yang berakibat kita tidak benar-benar menemukan akar permasalahannya.

Read the full story

Posted in Quality&ProductivityComments (0)

Tags: ,

Best Practices Spare Part Management


BEST PRACTICES SPARE PART MANAGEMENT : Improving Productivity, Machine Capability & Logistic Cost

Latar Belakang
Pernahkan Anda menghitung berapa kerugian yang diakibatkan karena kerusakan mesin atau peralatan saat proses produksi berlangsung? Kemudian bagaimana jika proses perbaikan yang dilakukan terganggu karena ketiadaan spare part?

Nilai kerugiaan atas kejadian tersebut, dipastikan sangat besar. Tidak hanya kerugiaan yang dapat dihitung, juga kerugian yang tak dapat dihitung seperti image dan kepercayaan pelanggan.

Maka demikian, penerapan program perawatan mesin atau peralatan yang efektif, serta pengendalian manajemen suku cadang (spare part management) menjadi sangat penting. Pengendalian suku cadang ini dalam hal : penentuan keputusan suatu barang diperlukan, termasuk perlu atau tidaknya melakukan penyimpanan, kepada siapa pembelian dilakukan, kapan dilakukan pemesanan, apa dan berapa yang dipesan, tingkat dan jaminan mutu suku cadang yang diperlukan, anggaran suku cadang, dan sebagainya.

Read the full story

Posted in Spare Part ManagementComments (0)

Tags: , , ,

Designing & Managing Lean Warehousing


PENDAHULUAN
Keunggulan operasional (operational excellence) melalui implementasi Lean pada perusahaan otomotif Toyota, menginspirasi banyak perusahaan, baik yang bergerak di industri manufaktur maupun jasa untuk mengimplementasikan philosophy dan teknik-teknik Lean di semua lini perusahaan.

Dewasa ini, melalui perkembangan e-commerce, integrasi pada proses supply chain, dan era globalisasi, penanganan gudang menjadi semakin kompleks—bahkan menjadi beban biaya yang semakin mahal. Hal ini menantang para Manajer, General Manager, dan Direktur di perusahaan untuk senantiasa melaksanakan program perbaikan berkelanjutan menuju operasi gudang yang ramping (Lean Warehousing).

Keputusan perusahaan untuk mengimplementasikan Lean Warehousing, perlu dilengkapi dengan pemahaman dan komitmen yang memadai mengenai philosophy dan teknik-teknik Lean pada seluruh karyawan. Dalam pelatihan ini, para peserta akan mempelajari konsep, philosophy, dan penarapan teknik-teknik Lean di gudang.

Read the full story

Posted in Warehouse ManagementComments (0)

  • AK3 Umum
  • SMK3
  • CSMS
  • Lab
    AK3 Umum
    HSE Training
    CSMS
    Training Health and Safety in the Laboratory

Our Partner

industox
  KB Associates
  industox
 

Contact Us

Customer Services Phitagoras

chat With Us

MARKETING
Vivi
Tasya
Aulia Ali
INFO
Jakarta
Surabaya

Twitter Updates

    www.flickr.com
    Phitagoras' website photoset Phitagoras' website photoset

    Social Networking

    facebook_phitagoras